Ini Dia SEXY Amoy Kontes Bikini Dadakan

Ini Dia SEXY Amoy Kontes Bikini Dadakan, Acara ini sudah lama berlangsung, tepatnya 9 Juli 2011 di Beijing Cina. Miss Bikini Internasional diadakan di Ibukota China, Beijing pada 9 Juni 2011. Puluhan gadis cantik dan seksi ikut tampil dalam acara ini. Para amoy itu datang dari berbagai provinsi di China.

Pemenang Zou Jingwen mengambil bagian dalam Beijing final Bikini Miss Internasional ke-36 World Contest di Beijing, ibukota Cina, 9 Juni 2011. Zou Jingwen dari timur laut Provinsi Jilin China, Xu Jiaqi dan Li Jing dari Beijing memenangkan tiga besar masing-masing. Mereka akan mewakili zona kontes Beijing di China akhir dari Miss Bikini Contest World International ke-36 yang akan diselenggarakan di Dalian pada akhir-Juni.

Para model mengambil bagian dalam Beijing final Miss Bikini Contest World International ke-36 di Beijing, ibukota Cina, 9 Juni 2011. Zou Jingwen dari timur laut Provinsi Jilin China, Xu Jiaqi dan Li Jing dari Beijing memenangkan tiga besar masing-masing. Mereka akan mewakili zona kontes Beijing di China akhir dari Miss Bikini Contest World International ke-36 yang akan diselenggarakan di Dalian pada akhir-Juni.

Ini Dia SEXY Amoy Kontes Bikini Dadakan

Ini Dia SEXY Amoy Kontes Bikini Dadakan

Ini Dia SEXY Amoy Kontes Bikini Dadakan

Ini Dia SEXY Amoy Kontes Bikini Dadakan

Ini dia Pengakuan Wanita yang Ingin Dimakamkan Memakai Bikini Seksi

Lingerie tidak hanya bisa memikat kaum pria saja. Tapi lingerie juga merupakan kemuliaan bagi perempuan -Dita Von Teese

Ini dia Pengakuan Wanita yang Ingin Dimakamkan Memakai Bikini Seksi

Ini dia Pengakuan Wanita yang Ingin Dimakamkan Memakai Bikini Seksi

Ketika pernikahanku hampir berakhir, mantan suamiku mengirimkan pakaian dalam (lingerie) Victoria's Secret dan instruksi cara penggunaan di dalamnya. Ia memintaku memilih salahsatu corak dan warna yang disukainya. Warna merah atau corak kulit hewan. Itu yang biasa kukenakan ketika kami berhubungan seks.

Kekita kami berpisah, aku pindah dari rumah yang sebelumnya lebih besar ke ukuran yang lebih kecil dengan dua anakku. Lingerie tidak lagi mampu kubeli sesering mungkin, tapi aku masih tetap membelinya. Sejak itu aku kemudian berkencan lagi dengan seorang pria. Dan kali ini ia menyukai lingerie seksi berwarna biru dan yang berkilat-kilat. Jadi aku memilih memadukannya saja. Namun ketika hubungan kami putus, lingerie itu kusimpan. Karena sebenarnya aku tak terlalu menyukai warnanya.

Aku melakukan kesalahan yang sama sekali lagi. Pria yang kukencani berikutnya ingin melihatku memakai G-string berwarna pearl. Jadi ketika dia pergi ke luar kota, aku langsung membelinya. Dan berharap itu akan menjadi surprise nantinya ketika dia pulang. Dia kembali dan ternyata hubungan kami kembali renggang. Seperti biasa, G-string itu kumasukkan ke kotak dan aku menyimpannya di gudang.

Sejak aku masih remaja aku memang menekankan ke diriku sendiri kalau aku akan mengikuti apapun yang pacarku inginkan. Aku selalu melakukannya. Meskipun aku tidak menyukainya. Dan sekarang umurku sudah 50 tahun. Haruskah aku selalu membahagiakan pria dengan pakaian dalam yang seksi?
Aku memutuskan berhenti membeli lingerie untuk pria. Sekarang aku membeli lingerie atas kesukaanku sendiri. Jadi sekarang aku tak mau lagi membeli G-String. Cukup lingerie saja. Putriku kini sudah berumur 12 tahun. Ia kadang terkejut melihat koleksi lingerieku.
"Kapan ibu memakai ini?,” tanyanya kepada suatu waktu.

Aku kadang takut kesukaanku akan lingerie akan membuatnya malu. Aku tidak tahu lagi harus melakukan apa. Tapi aku tahu satu hal dan ini akan kuyakini seterusnya.

Mengenakan pakaian dalam yang seksi adalah pilihanku. Aku melakukannya untuk diriku sendiri. Jika seorang pria melihatnya dan menyukainya, itu akan membuatku bahagia. Tapi itu jelas bukan untuk dia. Aku memakainya ya untukku sendiri. Aku akan memakai pakaian dalam yang seksi setiap hari. Bahkan hingga aku mati nanti. [Tribunnews.com]

Jangan Lupa Pakai Tongsis Saat Ber-Selfie-ria

Jangan Lupa Pakai Tongsis Saat Ber-Selfie-ria - Nah buat yang suka foto selfie selain tips & triknya yang di atas ada satu lagi yang jangan sampe lu lupain kalo mau foto selfie apalagi fotonya ngajak teman-teman. Tongsis semakin banyak kita dengar akhir-akhir ini.

Jangan Lupa Pakai Tongsis Saat Ber-Selfie-ria

Kenapa bisa disebut tongsis? 
Dengan menggunakan tongsis membuat jeprat-jepret foto semakin mudah untuk bernarsis ria, tak hanya lebih mudah namun hasilnya boleh dikatakan sempurna dan hebatnya bisa dilakukan sendiri tanpa perlu bantuan orang lain. Dengan tongsis ini kita bisa say goodbye pada kalimat, "Mas, Mbak, minta tolong fotoin kita dong," bahkan saking nge-hitsnya barang yang satu ini sampai-sampai beberapa orang terkenal udah pake tongsis, hebat juga yah.

Sampai juga Ibu Negara Ani Yudhoyono yang juga gemar memotret juga memakai tongsis
Ibu Negara Ani Yudhoyono yang juga gemar memotret juga memakai tongsis..

Cara menggunakan tongsis bagi orang yang suka traveling atau bikin video blogging yang pastinya udah nggak aneh lagi dengan barang yang satu ini. Boleh dikatakan tongsis ini adalah "gadget" yang wajib buat mereka.Tongsis basic-nya adalah sebuah self-portraits monopod. Dengan self-portrait monopod para traveler atau video blogger bisa mengambil foto mereka sendiri tanpa harus repot-repot minta difotoin ama orang. Masuk akal juga karena para traveler seringkali jalan-jalan sendirian ke tempat-tempat yang jarang orang lain ada di sana.

Jangan Lupa Pakai Tongsis Saat Ber-Selfie-ria

Bagi lu yang suka berfoto selfie dan tertarik mau membeli atau memiliki tongsis, ada cara untuk memilih tongsis yang tepat buat lu semua.

Cara Tepat Memilih Tongsis

Cara Tepat Memilih Tongsis

1. Kekuatan Tongkat

Pilihlah tongkat yang cukup kuat (jangan terlalu panjang) jarak extension atau panjang maksimal yang pernah di coba dan cukup kuat adalah 1 Meter. Untuk tongkat yang lebih panjang akan mem- persulit dalam memotret dan terkadang melengkung dan sangat beresiko smartphone akan terjatuh.

2. Holder

Pilihlah holder yang cukup kuat dan tidak melukai smartphone. Ada holder yang kecil dan besar, maka sebelom membeli vaca dengan baik ukuran holdernya.

3. Fungsi Lainnya

Ada beberapa tongsis yang dilengkapi dengan Bluetooth, untuk mengendalikan shutter dari jarak jauh dengan bluetooth. Pastikan fungsi ini berjalan di Android atau I Phone.

4. Kekuatan

Pastikanlah tongsis yang lu miliki cukup kuat, sebagian besar tongsis bisa dipakai buat kamera poket pastikan kekuatannya juga bisa menopang camera dan smartphone.

Jangan Lupa Pakai Tongsis Saat Ber-Selfie-ria

Tongsis ini dijual dikisaran 130 ribuan - 400 ribuan tergantung fungsinya seperti bluetooth ataupun dengan shutter release dengan wire / kabel.

Tips: Cara Unik Selfie Manis dan Sempurna

Inidia Tips: Cara Unik Selfie Manis. Bisa Anda lakukan dikala Anda mau ber-SELFIE-ria. Kenapa tidak mencobanya...

Tips: Cara Unik Selfie Manis dan Sempurna

1. Dandan
1. Dandan

Pastikan sebelom lu foto apapun jenis kelamin mau cowok ataupun cewek yang narsis di depan kamera sebelom lu foto selfie itu lu harus dandan supaya lu di depan kamera terlihat bagus supaya ntar kalo lu share di twitter, path maupun instagram banyak yang tertarik pasti lu dapet komen yang baik-baik apalagi ceweknya yang cantiknya udah nggak ketolong lagi.

2. Ekspresi Unyu
2. Ekspresi Unyu

Setelah lu dandan wahai para cowok dan cewek selanjutnya lu harus ngeluarin ekspresi unyu lu supaya pas di foto hasilnya lu gak keliatan kaku kayak pas poto KTP dan poto ijazah lu, namanya juga foto selfie mau apapun gayanya, situasi apapun, kapanpun situasi lu harus foto selfie dengan ekspresi unyu.

3. Pencahayaan Harus Bagus
3. Pencahayaan Harus Bagus

Mau foto apapun dan kalo lu udah dandan serapih dan secantik mungkin kalo lu selfienya pas listrik lagi padam atau cahayanya nggak ngedukung lu buat melakukan foto selfie mending jangan, pasti hasilnya overexposure atau gak low exposure. Tapi kalo lu lagi kepengen baget foto selfie mending nunggu listrik di rumah lu nyala lagi daripada pas lagi foto selfie, dan liat hasil fotonya dibelakang lu ada yang aneh-aneh.

4. Cek Background
4. Cek Background

Hal yang paling penting sebelom lu foto selfie cek background disekitar lu, apakah tempat itu cocok buat lu berfoto atau tidak, kalo tidak mendukung yang ada hasilnya akan ancur, kalo backgroundnya keren pasti hasilnya akan bagus, maupun lu mau poto kagak dandan juga kan yang paling penting backgroundnya. Nah hal itu jangan sampe terjadi makannya sebelom lu berfoto selfie dengan teman, keluarga, pacar dan mantan lu cek background dulu.

5. Ajak Teman-Teman Klo ini Namanya Grufie
5. Ajak Teman-Teman Klo ini Namanya Grufie

Ajak dong teman-teman lu kalo lagi foto selfie dimanapun, kapanpun dan dalam situasi apapun, masa poto selfie sendirian nggak asik banget apalagi sekarang ada TONGSIS (TONGkat narSIS). Kalo bisa tempatkan temen lu yang mukanya yang bisa gue bilang udah nggak ketolong lagi paling pinggir, kan kalo mau di upload tinggal di crop doang tuh.

6. Edit Foto Selfienya
6. Edit Foto Selfienya

Setelah lu udah dandan dengan rapih dan cantik, sudah melakukan ekspresi fotonya dengan gaya yang unyu-unyu, pencahayaannya sudah mendukung untuk melakukan foto selfie, sudah ngecek background lu sebelom lu melakukan foto selfie agar hasilnya bagus, sudah ajak temen-temen lu biar bisa selfie bareng alias grufie sama lu dan sentuhan terakhir biar foto selfie lu terlihat menarik editlah foto lu dan yang paling sering digunakan oleh kalangan muda yang gaul adalah sexy lips. Itulah tips dari gue sebelom lu lu semua melakukan foto selfie selamat mencoba.

Mahasiswi Ayam Kampus Cewek Bispak Cantik Lagi Selfie Sebelum Pertandingan

Inilah kelakuakn para Wanita Yang Biasa Bisa Dipakai. Apalagi dengan status sebagai Anak Kuliahan atau Mahasiswi, ada-ada saja kerjaannya. Contohnya Mahasiswi Ayam Kampus Cewek Bispak Cantik Lagi Selfie Sebelum Pertandingan di bawah ini.


Mahasiswi Ayam Kampus Cewek Bispak Cantik Lagi Selfie Sebelum Pertandingan

Mahasiswi Ayam Kampus Cewek Bispak Cantik Lagi Selfie Sebelum Pertandingan

Mahasiswi Ayam Kampus Cewek Bispak Cantik Lagi Selfie Sebelum Pertandingan

Mahasiswi Ayam Kampus Cewek Bispak Cantik Lagi Selfie Sebelum Pertandingan

Turis Cantik Polandia Ini Lakukan Selfie yang Berujung Maut

Polandia. Sungguh naas nasib turis cantik asal Polandia bernama Sylwia Rajchel. Pasalnya gadis cantik (23) tahun ini tewas saat akan melakukan selfie dari atas jembatan di tengah liburannya.

Turis Cantik Polandia Ini Lakukan Selfie yang Berujung Maut
Sylwia Rajchel, turis cantik dari Polandia tewas saat tengah akan melakukan selfie.

Seperti yang dilansir dari Dailymail, Jumat (7/11/2014), setelah penyelidikan lebih lanjut, Sylwia yang merupakan mahasiswa jurusan kedokteran dari University of Medicine di Posada, Polandia ini meninggal karena terjatuh akibat terpeleset dari ketinggian 15 kaki jembatan terkenal Puente de Triana saat ia sedang berlibur di kota Seville, Spanyol.

Ms Rajchel had taught herself Spanish and was hoping to work there in the future after finishing her studies

Turis Cantik Polandia Ini Lakukan Selfie yang Berujung Maut

Sylwia berusaha menyeimbangkan dirinya di atas jembatan, namun sayangnya ia malah terpeleset dan terjatuh. Insiden tersebut terjadi saat tengah malam di mana jarang sekali orang yang berlalu lalang.

Sementara itu, menurut pengakuan sang ibu, berlibur ke Spanyol adalah impian Sylwia sejak lama. “Pergi ke Spanyol adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi putriku. Ia sudah belajar bahasa Spanyol dan bisa bekerja di sana saat selesai dari kuliahnya,” tutur sang ibu, Bernadeta.

The the famous 'Puente de Triana' bridge inthe southern Spanish city of Seville where the accident happened

Turis Cantik Polandia Ini Lakukan Selfie yang Berujung Maut

Juru bicara kota Sevilla juga menuturkan, "Ini adalah kecelakaan tragis dan kami akan mencoba membuat sebuah pembatas di sepanjang sungai agar lebih aman". Sylwia sempat dibawa ke rumah sakit dan sayangnya ia tak bisa terselamatkan.

Triana Bridge merupakan salah satu jembatan terkenal di Spanyol yang menjadi salah satu objek wisata terfavorit para wisatawan. Jembatan ini dibangun pada abad ke-19 dan dikelilingi oleh bar, restoran, dan klub malam. [Liputan6.com]

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mau Foto Groufie? Siapa takut. Karena Foto Groufie tak kalah dengan Foto Selfie. Apalagi dilakukan bersama-sama dengan Teman Kampus, Teman Kantor dan Teman Kencan... heheehe... Coba lihat di bawah ini...

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Mengintip ABG, Tante Foto Groufie Menantang

Apa itu Foto Groufie: Setelah Selfie, Kini Groufie

Tahun 2013 lalu, dunia mengenal satu kata baru yaitu selfie. Kini, ada turunannya: groufie. Makna kata itu memang mirip seperti pengucapannya, yaitu selfie secara berkelompok. Bagi penutur asli bahasa Inggris, mungkin terdengar agak aneh. Tak heran karena yang memopulerkan kata itu adalah Huawei Technologies, produsen ponsel cerdas nomor tiga dunia asal China. Dalam kontribusinya untuk kamus bahasa Inggris, Huawei menggunakan metode yang sama untuk menghasilkan kata "selfie" yang dikenal sebagai hypocoristic. Ini adalah metode yang populer di Australia, menggantikan kata mosquito menjadi mozzie dan Australian menjadi Aussie.

Apa itu Foto Groufie: Setelah Selfie, Kini Groufie

Kata "selfie" lahir secara spontan, mencerminkan transfigurasi ponsel menjadi kamera digital yang terkoneksi dunia maya. Kata "groufie" sendiri sudah didaftarkan oleh Huawei di China, Prancis, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat sebagai merek dagang perangkat lunak untuk mengambil foto di ponsel cerdas. Kedua kata ini juga mencerminkan tren yang mulai marak, yaitu kamera ponsel bagian muka yang semakin berkualitas tinggi dari sebelumnya hanya menjadi kamera kedua dengan resolusi rendah untuk keperluan konferensi video jarak jauh. Karena itu, dengan ponsel premium terbaru kini kita bisa menghasilkan foto selfie dan juga groufie yang jauh lebih baik.

Sony yang menjadi pemimpin pasar sensor gambar, membuat perangkat keras untuk kamera belakang atau kamera utama di iPhone dan pernah menjadi pemasok utama Samsung Electronics sebelum perusahaan Korea Selatan itu akhirnya memproduksi sensornya sendiri untuk ponsel galaxy S5. Ini adalah pasar yang baru dan Huawei ada di garis depan. Ponsel Ascend P7 buatan Huawei yang diluncurkan Senin 5 Mei lalu memiliki kamera sekunder dengan resolusi delapan megapiksel atau sama dengan kamera utama di iPhone.

Persaingannya kian ketat. HTC dari Taiwan baru saja merilis ponsel One M8 yang dilengkapi kamera sekunder lima megapiksel. Microsoft yang kini menjadi pemilik pabrik ponsel Nokia juga sedang mengembangkan ponsel dengan spesifikasi yang sama. Produsen ponsel premium Xiaomi asal China akan meluncurkan produk utamanya Mi3s dengan kamera muka dengan resolusi delapan megapiksel pada 15 Mei mendatang.

Bahkan, Apple yang selama ini enggan ikut dalam lomba membesarkan resolusi kamera ponselnya sehingga menyisakan persaingan produsen China dan Nokia saja, dikabarkan mulai tergoda untuk masuk. Kabar berembus bahwa Apple sedang mempertimbangkan untuk menggunakan kamera depan beresolusi tinggi buatan Sony untuk iPhone 6. Semua itu untuk bisa menghasilkan foto selfie dan groufie yang paling sempurna.

Selfie dan mungkin juga groufie adalah perilaku konsumen yang menentukan dan sangat penting. Pada Oktober 2013, sebanyak 35 juta foto selfie telah diunggah ke Instagram. Sebuah jajak pendapat di Inggris tahun lalu menunjukkan bahwa selfie adalah genre fotografi paling populer untuk orang berusia 18 tahun sampai 24 tahun dan mencapai 30% dari semua foto yang pernah diambil. Foto selfie adalah konten yang paling banyak tersebar melalui aplikasi pesan SnapChat, media komunikasi yang lebih disukai kawula muda.

Foto selfie menjadi pendorong kampanye media sosial dan sekaligus telah menjadi penghancur hidup. Mengunggah terlalu banyak foto selfie ke dunia maya terbukti bisa merusak kehidupan nyata. Penelitian baru-baru ini oleh Akademi Amerika untuk Bedah Plastik Wajah dan Rekonstruksi menyimpulkan bahwa fenomena selfie telah mendorong tingginya permintaan untuk reka ulang hidung dan penyambungan rambut. Itu artinya bahwa konsumen semakin terpapar pada metode pemasaran yang terus mendorong ke arah pola hidup konsumtif yang berbahaya.

Kata groufie adalah contoh sempurna dari tren pemasaran ini. Bahwa booming foto selfie memang benar terjadi, maka sungguh mengherankan kenapa produsen ponsel cerdas harus menunggu sangat lama sampai akhirnya memanfaatkan fenomena ini. Proyek linguistik Huawei ini tampaknya juga menawarkan obat bagi selfie. Jika Anda terlalu banyak menggunakan kamera sekunder ponsel, setidaknya ambil gambar Anda bersama beberapa teman atau mungkin bersama dengan beberapa orang asing. Obsesi terhadap diri sendiri mungkin bisa menjadi sasaran pemasaran, namun jelas tak sehat. Lebih baik 'selfie' bersama-sama.

Dari Selfie ke Groufie
Kanca Muda pasti nggak asing lagi dengan kata selfie. Bahkan nggak sedikit dari kamu pasti sering berselfie. Iya, kan? Yap, selfie diartikan sebagai aktivitas memotret diri sendiri atau narsis menggunakan ponsel pintar. Istilah selfie makin populer pada 2013 seiring dengan perkembangan jejaring sosial di dunia maya tempat kamu bisa mengunggah foto pada jejaring sosial.

Nggak berhenti di kata tersebut, selfie rupanya memiliki beberapa kata turunan. Satu di antaranya adalah groufie. Jika selfie adalah memotret narsis diri sendiri, maka kata groufie berarti selfie dalam grup atau berkelompok. Bagi penutur asli bahasa Inggris, mungkin kata groufie terdengar agak aneh. Dan hal itu wajar saja terjadi karena yang memopulerkan groufie adalah Huawei Technologies, produsen ponsel pintar terbesar ketiga dunia asal China.

Dalam kontribusinya untuk kamus bahasa Inggris, Huawei menggunakan metode yang sama ketika menghasilkan kata selfie yang dikenal sebagai hypocoristic. Ini adalah metode yang populer di Australia, misalnya kata mosquito berubah menjadi mozzie dan Australian menjadi Aussie.

Kata groufie sendiri udah didaftarkan Huawei di China, Prancis, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat sebagai merek dagang perangkat lunak untuk selfie. Tapi selain sebagai merek dagang, groufie pun kerap dipakai dalam percakapan harian. Nah, selain groufie, selfie juga melahirkan istilah turunan lain kayak helfie, belfie dan drelfie . Ketiga kata tersebut punya pola makna yang hampir sama, yang intinya memotret diri sendiri. Hanya saja lingkup foto narsisnya lebih sempit. Yup, helfie di sini berarti orang yang memfoto rambut sendiri. Sementara belfie adalah orang yang memfoto bagian belakang diri sendiri. Lalu drelfie artinya memotret diri sendiri saat mabuk.

Booming kata selfie pada 2013 membuat Oxford Dictionary menyatakan kata tersebut sebagai Word of the Year. Dan saat itu juga secara resmi kata selfie masuk ke sumber referensi kamus online bahasa Inggris Oxford Dictionary. Di kamus daring itu kata selfie diartikan gambar diri sendiri yang biasanya diambil dengan smartphone atau webcam untuk diunggah ke jejaring sosial.

Yang perlu dicatat, Oxford Dictionary Onlines berbeda dengan Oxford English Dictionary, meski berasal dari induk yang sama. Oxford Dictionary Onlines melakukan adaptasi lebih luwes, lebih cepat, dan lebih progrestif untuk mendaftarkan kata-kata baru yang muncul. Kamus daring itu memang mendaftarkan kata-kata populer yang ada di dalam bahasa Inggris modern. Sementara, Oxford English Dictionary lebih kaku dan selektif dalam menyerap kata baru.

Habis selfie, muncul groufie
Setelah selfie, Anda sebaiknya menambahkan kosakata groufie sebagai sarana gaul di media sosial. Groufie merupakan singkatan group selfies.

Adalah Huawei Technologies yang mencoba mempopulerkan istilah tersebut. Groufie adalah selfie yang dilakukan bersama-sama. Jadi, lebih dari satu orang.

Nah, perusahaan telekomunikasi Tiongkok itu telah menanamkan software baru pada produk smartphone terbarunya, yang memungkinkan pengguna mengambil foto diri beramai-ramai. Huawei telah mendaftarkan groufie sebagai merek dagang.

Media sosial menjadi begitu penting. Kami harus bisa membuat orang merasakan perbedaan yang ditawarkan ponsel Huawei, ujar ShaoYang, Vice President Marketing Divisi Device Huawei, mengutip Wall Street Journal, Rabu (7/5).
Pengenalan groufie merupakan bagian peluncuran produk terbaru Huawei yang bertajuk Ascend P7 di Paris, Prancis.

Ternyata, Foto Groufie Lebih Diminati Daripada Foto Selfie
Meski media sosial saat ini makin membooming, ternyata masih banyak orang yang mengatakan lebih menyukai koneksi secara fisik dengan orang lain, daripada melalui dunia maya.

Hal tersebut terungkap dari survei P&G yang dilakukan oleh Taylor Nelson Sofres (TNS) tahun 2014 terhadap 1400 responden di seluruh Asia. Dalam survei tersebut terlihat 72% responden di Indonesia mengaku masih menikmati dan menghargai koneksi secara fisik dibanding koneksi secara virtual.

Dan masih banyak orang yang lebih suka berfoto bareng grup atau grufie, dibandingkan foto sendiri atau selfie. Hal itu menunjukkan bagaimana groufie dapat menjadi tren yang berkembang karena memiliki jauh lebih banyak nilai sosial dibanding selfie yang hanya dilakukan sendiri untuk disebar ke media sosial.

“Ternyata menurut survei yang kami lakukan tahun ini terhadap 300 responden di Indonesia, 78% merasa #groufie lebih menyenangkan daripada selfie karena aktivitas ini melibatkan grup. Namun 46% di antara mereka tidak percaya diri untuk berdekatan melakukan #groufien," kata Febrina Herlambang, Brand Communication Manager P&G Indonesia. Head & Shoulders.

Menurut survei SelfieCity 2014, foto selfie yang diunggah di media sosial hanya 3%-5%. Kini banyak orang lebih suka mengunggah foto makanan, hewan peliharaan, dan yang paling penting foto bersama teman-teman dan keluarga. #groufie juga menjadi salah satu tren yang banyak diunggah di berbagai media sosial. Bukan hanya wanita yang mengunggah #groufie mereka, tapi juga pria bersama teman atau rekan kerjanya.

Alasan, mengunggah foto berkelompok, #groufie di media sosial bisa menjadi tren dalam waktu singkat, karena beberapa alasan.

Menurut rilisnya, dari hasil survei Head & Shoulders terhadap 300 responden di Indonesia yang mengungkapkan 78% berpikir lebih senang ketika melakukan #groufie dibanding selfie. Lalu 73% berpikir lebih terlihat bahagia ketika mereka ada dalam foto #groufie dibanding ketika mereka selfie. Kemudian 56% berpikir mereka terlihat lebih menarik ketika mereka berada pada foto #groufie dibanding foto selfie.

Sumber: Internet

Apa itu Foto Selfie, Swafoto

Pengertian Arti Selfie itu apa sih? , Hahahaha saya sempat tidak tahu apa yang dimaksud dengan istilah Selfie itu, waktu itu ada kawan sebut sebut bahwa ada event foto selfie di kampus, tapi saya bingung karena ga tau arti nya. Dengan Lugunya saya tanya, apaan sih Selfie?? Walaupun sedikit malu sih.

Apa itu Selfie, Swafoto

Ternyata Foto Selfie itu Foto diri sendiri, sedangkan arti dari kata Selfie itu sendiri adalah Self Portrait yang artinya mengambil foto diri sendiri menggunakan kamera tanpa bantuan orang lain, biasanya hal ini banyak di lakukan oleh para wanita hahahaha yang suka narsis Foto pakai handphone sambil mulutnya mencucu.

Kemudian berdasarkan dari kamus Oxford seperti yang telah di lansir di BBC bahwa Selfie merupakan aktifitas memotret diri sendiri, umumnya menggunakan kamera ponsel dan diunggah ke jejaring sosial. Nah dengan begitu gue tau apa yang namanya Selfie.

Gue kira nama artis, atau cewek baru (mahasiswa baru) yang masuk ke Kampus Gue. Hahah Ternyata sebuah kegiatan Narsis toh. Gue ga begitu tertarik dengan hal gitu, habis ane ga terlalu pede untuk memotret diri sendiri. Gue lebih suka narsis kalo lagi di tempat wisata hahaha… Keliatan Gagah soalnya.

Selfie
Selfie secara harafiah seringkali diartikan sebagai aktivitas memotret diri sendiri atau narsisme. jika ditelusuri lebih dalam pengertian ‘Selfie’ menurut referensi pustakawan Britania adalah “sebuah pengambilan foto diri sendiri melalui smartphone atau webcam yang kemudian diungguh ke situs web media sosial.”

Sedikit banyak, layanan berbagi foto Instagram cukup berperan besar dalam mempromosikan istilah ‘Selfie’ sebagai kata kerja. Padahal menurut penelitian tim Oxford, frase itu mulai digaungkan di dunia online pada awal 2002 lalu dalam sebuah forum MySpace dan Flickr.

Swafoto
Swafoto atau foto narsisis (bahasa Inggris: selfie) adalah jenis foto potret diri yang diambil sendiri dengan menggunakan kamera digital atau telepon kamera. Foto narsisis sering dikaitkan dengan narsisisme, terutama dalam jejaring sosial. Di industri hiburan Korea, istilah yang digunakan adalah selca (singkatan untuk self camera).

Pose yang digunakan umumnya bersifat kasual, dan diambil dengan menggunakan kamera yang diarahkan ke diri sendiri, atau bisa juga melalui cermin. Objek foto ini biasanya hanya si fotografer atau beberapa orang yang bisa dijangkau oleh fokus kamera. Foto narsisis yang melibatkan beberapa orang disebut dengan "foto narsisis kelompok".

Pada tahun 2013, kata selfie secara resmi tercantum dalam Oxford English Dictionary versi daring, dan bulan November 2013, Oxford Dictionary menobatkan kata ini sebagai Word of the Year tahun 2013, menyatakan bahwa kata ini berasal dari Australia.

Sejarah

Putri Anastasia Nikolaevna dari Rusia adalah salah satu remaja yang pertama kali mengambil fotonya sendiri melalui cermin menggunakan Kodak Brownie pada tahun 1914.

Mengambil foto diri sendiri sudah dilakukan sejak munculnya kamera boks Kodak Brownie pada tahun 1900. Metode ini biasanya dilakukan melalui cermin. Putri Kekaisaran Rusia, Anastasia Nikolaevna, adalah salah satu remaja yang diketahui pertama kali mengambil fotonya sendiri melalui cermin untuk dikirim kepada temannya pada tahun 1914. Dalam surat yang dikirim bersama foto itu, ia menulis: "Saya mengambil foto ini menggunakan cermin. Sangat susah dan tangan saya gemetar".

Awal penggunaan kata selfie terjadi pada tahun 2002. Kata ini pertama kali muncul dalam sebuah forum Internet Australia (ABC Online) pada tanggal 13 September 2002.

Selfie adalah tanda orang narsis dan kurang percaya diri?
Pernahkah Anda mengabadikan foto diri Anda sendiri dengan menggunakan entah itu camcorder, kamera poket atau juga perangkat mobile? Apabila sering, menurut penelitian, hal tersebut adalah salah satu ciri orang yang tidak percaya diri.

Menurut sejarah, mengabadikan diri sendiri dengan perangkat elektronik atau dalam bahasa Inggris dinamakan self-portrait atau disingkat selfie dilakukan pertama kalo oleh seseorang bernama Robert Cornelius pada tahun 1839.

Ketika era kamera polaroid sedang menjadi salah satu tren di tahun 70an, seorang bernama Andy Warhol juga pernah melakukan selfie dan hal tersebut tercatat sebagai selfie kedua dalam sejarah.

Kini, di era teknologi serba maju, perangkat hi-tech beredar di mana-mana sekaligus portable device dengan fitur kamera seperti smartphone, phablet dan tablet menjadi satu hal yang umum, aksi selfie ini amat sering dijumpai.

Bahkan ketika internet dan jejaring sosial meraih popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir ini, foto-foto selfie juga sering beredar luas serta dijadikan cover atau profile picture seseorang dalam account jejaring sosial mereka.

Dengan mengambil angle agak tinggi sekitar 45 derajat, mata sedikit dibuat sayu, (terkadang) mengambil pose duck face, mengambil fotonya dengan menggunakan aplikasi seperti Instagram untuk menambah kesan dramatis dan lainnya, membuat aksi selfie menjadi sangat mudah dilakukan, kapan dan di manapun juga.

"Selfie adalah salah satu revolusi bagaimana seorang manusia ingin diakui oleh orang lain dengan memajang atau sengaja memamerkan foto tersebut ke jejaring sosial atau media lainnya," ujar Dr Mariann Hardey, seorang pengajar di Durham University dengan spesialisasi digital social media, seperti dikutip oleh Guardian (14/07).

Hardey juga mengatakan bahwa dengan memamerkan foto-foto selfie tersebut, maka orang yang bersangkutan ingin terlihat 'bernilai' lebih-lebih apabila ada yang berkomentar bagus tentang foto tersebut.

Walaupun tidak hanya Hardey yang mengatakan bahwa selfie merupakan bentuk dari ingin diakui atau dapat disebut sebagai tanda kurang percaya terhadap diri sendiri karena banyak peneliti lain yang juga mengatakan hal serupa, namun tidak sedikit orang yang membantah bahwa selfie dilakukan hanya sekadar ingin tenar dan tidak percaya diri.

Menurut salah seorang wanita bernama Rebecca Brown (23) mengatakan bahwa dia melakukan selfie hanya karena untuk mengeksplorasi diri sendiri dan melihat tubuhnya sendiri bukan dengan maksud ingin narsis atau sejenisnya.

Terlepas dari pendapat para ahli atau orang-orang yang sering melakukan selfie, bagaimana pendapat Anda dari fenomena selfie ini? Apakah selfie termasuk narsis dan kurang percaya diri ataukah hanya untuk eksplorasi diri?

Sumber: Wikipedia, Definisi Kata, Merdeka, Gajah Kreatif

Waspada, Selfie Dapat Tularkan Kutu Rambut

Kini, selfie menjadi trend yang tengah booming di semua kalangan. Boleh-boleh saja berselfie, namun sebaiknya Anda harus berpikir secara matang sebelum melakukan foto dengan orang lain.

Waspada, Selfie Dapat Tularkan Kutu Rambut

Pasalnya, berfoto selfie ditengarai bisa menularkan penyakit kutu rambut yang dapat berpindah dari satu kepala ke kepala lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Marcy McQuillan dari perusahaan pembasmi kutu, Nitless Noggins.

“Saya telah melihat peningkatan kutu pada kaum remaja tahun ini. Umumnya yang saya obati adalah anak muda karena mereka beresiko leboh besar melakukan kontak antar kepala. Namun kini, para remaja menempelkan kepalanya setiap hari untuk sekedar mengambil foto melalui handphone,” urainya, seperti dilansir DailyMail, Jumat (17/10/2014)

Perpindahan kutu rambut dari kepala orang lain menuju kepala diri sendiri lantaranya terjadinya kontak fisik. Kondisi ini pun harus diperhatikan secara seksama. “Kutu menyebar melalui kontak dari kepala ke kepala. Kutu tidak melompat atau terbang, sehingga kutu hanya bisa berpindah saat kepala mereka yang berkutu menyentuh kepala Anda,” imbuhnya

Kendati demikian, bukan berarti Anda selalu mencurigai orang lain memiliki kutu pada rambutnya. “Memang masuk akal. Sebab untuk mendapatkan kutu, memang harus saling kontak langsung, seperti menggunakan handuk yang sama, berbagi satu headphone yang sama, menggunakan pengeriting rambut orang lain, berbagi topi, sweater dan syal,” jelas Vanesa Mor dari Oakland Lice Control.

Para peneliti lain berspekulasi bahwa tak menutup kemungkinan jika berselfie dengan orang lain menjadi sarana kutu rambut untuk berpindah tempat.

“Semua kemungkinan itu bukan penyebab epidemi tapi bukan tidak mungkin hal itu terjadi. Sebab, seseorang bisa tertular kutu ketika ada orang lain yang meletakkan kepala di sampingnya tapi kemungkinan itu tidak tinggi,” kata co-founder Lice Treatment Center’s, Liz Solovay.

Agar kutu rambut tak bersarang di kepala Anda, sebaiknya saat selfie Anda mengikat rambut secara rapi dan menjaga jarak kepala dengan orang lain selama mengambil foto selfie. (nha/jadiberita.com)
Hot Video Hot Video

Please Bantu Saya, Like This !!!

×

Powered By Blogger Widget and Get This Widget